Rabu, 05 Desember 2007

my final exam of PerTeKom

  1. What is AIDS?

AIDS is one of the most serious, deadly diseases in human history.

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan berbagai gejala dan infeksi sebagai akibat dari hilangnya sistem kekebalan tubuh yaitu CD4 helper lymphocyte karena infeksi dari Human Immunodeficiency Virus (HIV). Walaupun sudah ada penanganan untuk AIDS dan HIV misalnya dengan memberikan drugs untuk memperlambat kerja HIV namun sampai saat ini obatnya belum diketahui. Berbagai faktor yang mempengaruhi adalah kesehatan, fungsi kekebalan, layanan kesehatan, dan infeksi lain.

ODHA adalah orang yang terjangkita HIV/AIDS.

LOGO
Pita Merah (Red Ribbon) seperti ini adalah simbol solidaritas untuk orang yang positif HIV dan terkena AIDS, dan tanggal 1 Desember telah ditetapkan sebagai Hari AIDS Internasional.

  • 2. PENULARAN HIV / AIDS

Penularan HIV ke dalam tubuh dapat melalui aliran darah, melalui luka, pembuluh darah maupun lewat membran mukosa (selaput lendir). Media penularannya adalah darah, cairan sperma, dan cairan vagina. Beberapa kegiatan yang dapat menularkan HIV yaitu:

  • Hubungan seksual yang tidak aman dengan orang yang telah terinfeksi HIV.
  • Penggunaan jarum suntik, tindik, tato yang dapat menimbulkan luka yang tidak disterilkan secara bersama-sama dan sebelumnya telah dipakai oleh orang yang terinfeksi HIV.
  • Melalui transfusi darah yang tercemar HIV.
  • Ibu hamil yang tercemar HIV pada anak yang dikandungnya.

Orang yang memiliki penyakit kelamin seperti syphilis, genital herpes, chlamydia, gonorrhea, atau bacterial vaginosis akan lebih mudah terkena virus HIV.

HIV tidak dapat menular lewat kontak sosial seperti makan-minum bersama, bersalaman, menggunakan WC umum bersama penderita HIV/AIDS, berenang dengan penderita HIV. Berciuman dengan penderita HIV juga tidak akan menular kalau tidak ada luka seperti sariawan.


SIAPA YANG RAWAN TERHADAP VIRUS AIDS ?
Sekitar 20 tahun yang lalu, untuk pertama kalinya AIDS ditemukan di San Francisco and New York oleh doctor di United States.
Sekarang ada 42 juta orang ODHA dan terhitung sebanyak 3 juta lebih yang mati karenanya setiap tahun.

Pada bulan September 2005, Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan serta Departemen Kesehatan RI melaporkan 8.251 kasus HIV/AIDS. Dikatakan bahwa telah ada sebanyak 4.065 merupakan kasus HIV di 32 propinsi dan 4.186 kasus AIDS di 31 propinsi. Dari kasus-kasus ini persentase tertinggi sebanyak 59,04% ditemukan pada kelompok berusia 20-29 tahun. Sedangkan kelompok usia dibawah 14 tahun persentasenya adalah 2,12 %. Dari kasus AIDS ini dikarenakan diantaranya penyalahgunaan narkoba suntik sebesar 59,9%, hubungan seks dengan lawan jenis 47,8 % dan lain-lain 7,7 %. Laju kasus AIDS nasional per 100.000 penduduk adalah sebesar 2,08.

Laporan Departemen Kesehatan RI tersebut menunjukan bahwa orang-orang yang rawan terhadap AIDS yang terbesar adalah mereka yang terlibat dengan NARKOBA SUNTIK dan HUBUNGAN SEX.

STOP IT!!!

  1. Tingkatkan pengetahuan masyarakat terhadap AIDS/HIV

Tidak hanya masyarakat kota tapi juga masyarakat desa. Bisa dilakukan dengan penyuluhan, pendidikan, pelatihan serta dukungan masyarakat. Contohnya, data menunjukkan bahwa 82% wanita Uganda mengenal AIDS/HIV.

  1. Pengetahuan masyarakat tentang siapa yang tengah mengidap AIDS/HIV

Diketahuinya seseorang mengidap AIDS bukan berarti orang tersebut akan didiskriminasikan. Namun tidak lebih dari peringatan terhadap orang-orang di sekitarnya.

Pencegahan JAUH lebih baik daripada pengobatan!

Memang harus disadari bahwa cara penanggulangan AIDS/HIV yang efektif saat ini adalah pencegahan. Ini bisa kita lakukan karena kita telah mengetahui mekanisme penyebaran virus HIV ini. Faktor yang utama adalah hubungan seks.

Jika ada seseorang bahkan Anda merasa terjangkit virus HIV ini, segera datang ke doktor dan memeriksakan diri dengan pengambilan darah.

Sampai saat ini belum ada obat untuk AIDS jadi pencegahan sangatlah penting.

How Does HIV Affect the Body?

Tubuh yang sehat memiliki sel pelindung tubuh yang dinamakan CD4 helper lymphocyte cells (CD4 cells). Sel-sel ini membantu tubuh kita menolak penyakit dari berbagai virus dengan membawa immune system cells lain yang dapat memerintah sel lain untuk menyerang sel asing pembawa penyakit.

HIV menyerang CD4 sel, menginfeksi dan menggunakannya untuk berkembang biak. Dengan begitu tubuh kehilangan kemampuan dalam immune system. Lebih jauh lagi, ODHA menjadi lemah dan tidak tahan akan berbagai penyakit, sangat rentan dengan penyakit seperti Pneumocystis carinii pneumonia, meningitis dan encephalitis, bahkan cancer. ODHA akan selalu sakit jika tidak ada penanganan.

How Do People Know They Have HIV?

Orang yang terjangkit HIV tidak kan tahu sampai 10 tahun ke depan karena tanpa gejala sama sekali. Lebih parahnya, gejala AID ini berbeda dari orang per orang jadi akan susah untuk mendeteksinya secara pasti. Gejala-gejalan ODHA:

  • extreme weakness or fatigue
  • rapid weight loss
  • frequent fevers that last for several weeks with no explanation
  • heavy sweating at night
  • swollen lymph glands (kalenjar getah bening membengkak)
  • minor infections that cause skin rashes and mouth, genital, and anal sores
  • white spots in the mouth or throat
  • chronic diarrhea
  • a cough that won't go away
  • trouble remembering things

How Can It Be Prevented?

Satu hal yang sangat mencemaskan bagi ODHA adalah sulit terdeteksinya penyakit ini dalam waktu lama sehingga pada saat tersebut bukan tidak mungkin dia menyebarkannya. behaviors. HIV dapat dicegah dengan:

  • abstaining from sex (not having oral, vaginal, or anal sex)
  • always using latex condoms for all types of sexual intercourse
  • avoiding contact with the bodily fluids through which HIV is transmitted
  • never sharing needles

December 1 is World AIDS Day

WORLD AIDS Day: Keep Strong, Get involves

Perjuangan melawan AIDS masih tetap dilakukan dan dunia mengakui tanggal 1 Desember sebagai hari anti AIDS sedunia.

2007 ini ada penurunan ODHA dengan peningaktan pengetahuan tentang HIV dan program-program pencegahannya disertai dengan makanan sehat,

Wanita berumur 15-24 2.5 kali lipat lebih mudah terjangkit terhadap HIV virus.

Tidak ada komentar: